Mitos dan Fakta Tentang Konsumsi Buah dalam Diet Sehat


Dalam upaya menjaga kesehatan dan menjalani diet sehat, konsumsi buah seringkali menjadi salah satu pilihan yang dipilih banyak orang. Namun, terdapat mitos dan fakta yang perlu diketahui terkait dengan konsumsi buah dalam diet sehat.

Mitos pertama yang sering ditemui adalah bahwa mengonsumsi buah secara berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Namun, menurut ahli gizi, Dr. Rita Ramayulis, dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), “Konsumsi buah dalam jumlah yang tepat justru dapat membantu menjaga berat badan ideal karena kandungan seratnya dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama.”

Selain itu, ada juga mitos yang menyatakan bahwa mengonsumsi buah pada malam hari dapat membuat gemuk. Menurut Prof. Dr. Hardinsyah, ahli gizi dari IPB University, “Tidak ada waktu yang tepat untuk mengonsumsi buah. Yang terpenting adalah memperhatikan jumlah konsumsi buah dan variasi jenis buah yang dikonsumsi.”

Fakta yang perlu diketahui adalah bahwa buah mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti serat, vitamin, dan antioksidan. Menurut Dr. Rita Ramayulis, “Buah-buahan kaya akan serat yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan kita.”

Namun, perlu diingat bahwa konsumsi buah juga perlu seimbang dengan asupan makanan lainnya. Prof. Dr. Hardinsyah menekankan pentingnya pola makan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, serta buah dan sayuran.

Dengan demikian, konsumsi buah dalam diet sehat memang penting, namun tetap perlu diperhatikan jumlah dan variasi jenis buah yang dikonsumsi. Jadi, jangan percaya sepenuhnya pada mitos yang beredar, tetapi carilah informasi yang akurat dan konsultasikan dengan ahli gizi jika perlu. Selamat menjaga kesehatan!